Melihat Yang Dibawah Agar Kita Mensyukuri Nikmat Allah

Bismillahirrahmanirrahim, sesungguhnya segala puji adalah milik Allah. Kita memuji, memohon pertolongan dan meminta ampunan-Nya. Kita berlindung kepada Allah, dari kejahatan dan keburukan perbuatan kita. Siapa yang ditunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang bisa menyesatkanya. Saya bersaksi tidak ada sesembahan yang Haq kecuali Allah SWT, semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad, adalah utusan-Nya. Shalawat serta salam tercurahkan pada beliau sebagai penutup para Nabi-nabi dan pemimpin para Rasul, pembawa agama yang benar. Begitu juga para ahlinya dan para sahabat serta orang yang mengikutinya.
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ، وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ، فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ. (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ).

Dari Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Lihatlah orang yang berada di bawah kalian dan jangan melihat orang yang berada di atas kalian, karena hal itu lebih pantas agar kalian tidak menganggap rendah nikmat Allah yang telah dianugerahkan kepada kalian.” (Muttafaq ‘Alaihi). HR.Ibnu Majjah.

Surat Al-A’raf Ayat 96
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ ٱلْقُرَىٰٓ ءَامَنُوا۟ وَٱتَّقَوْا۟ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَٰتٍ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا۟ فَأَخَذْنَٰهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

Arab-Latin: Walau anna ahlal-qurā āmanụ wattaqau lafataḥnā 'alaihim barakātim minas-samā`i wal-arḍi wa lāking każżabụ fa akhażnāhum bimā kānụ yaksibụn.
Artinya: Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Saya memohon kepada Allah yang memiliki keagungan dan kemuliaan, semoga apa yang saya tuliskan ini didasari keikhlasan dari hati saya untuk mencari Ridho-Nya, juga sebagai simpanan harapan bagi saya dan kedua orang tua saya, dimana pada hari yang tiada manfaat lagi harta dan anak-anak kecuali yang datang menghadap Allah dengan hati yang bersih.
Semoga Allah, memberi Taufiq dan hidayah-Nya, kepada saya, saudara-saudara, anak-anak, serta kerabat saya. Diberikan kemudahan dan kebaikan di dunia dan di akhirat. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan Do'a kita. Amien Ya Rabbal Alamien.(Sutikno Arie).
 

Komentar