"Barangsiapa suka dikabulkan Allah do'anya ketika mengalami kesulitan dan bencana hendaklah ia banyak ber-do'a ketika senang"
Dalam tinjauan hadist yang lain riwayat Al-Hakim dalam mustadrak dari hadits Salman Alfarisi. " Kenalilah Allah ketika mengalami kesenangan niscaya Allah mengenalimu ketika engkau mengalami kesusahan."
Maka ber-do'alah kepada-Nya selagi engkau sehat dan mintalah maaf serta perlindungan yang kekal kepada-Nya.
"Addu'aa u mukhul ibaadati" yang artinya, Do'a itu (sum-sum) sarinya ibadah. (Al-hadits).
Do'a artinya memohon atau meminta pertolongan sesuatu yang baik kepada Allah SWT. Dengan mendekatkan dan merendahkan diri serta memohon Ridho dari Allah SWT.
ber-Do'a merupakan ibadah yang dapat dilakukan setiap waktu dan dimana saja berada. Karena Allah, Maha mengetahui dan Maha mendengar semua yang diminta hamba-Nya.
(QS, Al -Baqarah : 186).
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
Terjemahan:
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.
Karena sesungguhnya kebanyakan orang yang tidak beriman itu lupa akan nikmat Allah SWT.
Firman Allah SWT, (QS.Yunus :12).
وَإِذَا مَسَّ ٱلْإِنسَٰنَ ٱلضُّرُّ دَعَانَا لِجَنۢبِهِۦٓ أَوْ قَاعِدًا أَوْ قَآئِمًا فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُ ضُرَّهُۥ مَرَّ كَأَن لَّمْ يَدْعُنَآ إِلَىٰ ضُرٍّ مَّسَّهُۥ ۚ كَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِلْمُسْرِفِينَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Terjemahan:
"Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia ber-do'a kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu dari padanya, dia kembali melalui jalanya seolah -olah dia tidak pernah ber-do'a kepada Kami untuk bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang -orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan."
Dalam kitab lubabul hadist bab 19, oleh Jalaluddin Ibnu Kamaluddin suyuuthi:
Nabi Muhammad SAW bersabda: Doa itu senjatanya orang mukmin, tiangnya agama dan cahaya langit dan bumi. Demikian makna hadits yang diriwayatkan oleh Abu Ya`la dan Hakim dari Ali.
Allah SWT, berfirman (QS.Ghafir :60)
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖ
Terjemahan
Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”
Semoga pengetahuan sekelumit ini bisa menjadi pemicu kita untuk selalu mengingat dan selalu bersyukur atas segala nikmat Allah SWT. Didalam setiap kesempatan, baik dalam keadaan senang dan susah serta dalam keadaan ramai maupun keadaan sendiri.
"Sampaikan Ilmu yang kamu dapatkan walaupun setitik niscaya suatu saat akan berguna bagi orang lain"
Dan semoga usaha saya yang sederhana ini diridhoi Allah SWT. Bisa bermanfaat bagi diri saya pribadi dan bagi yang membacanya. Amien Ya Rabbal Alamien.(Sutikno Arie).
Komentar
Posting Komentar